Kultur Embrio dan transfer Embrio

Kultur Embrio dan Transfer Embrio

Setelah dilakukan inseminasi, tindakan selanjutnya adalah melakukan observasi untuk memastikan apakah terjadi fertilisasi atau tidak. Kemudian setiap 24 jam dilakukan penilaian pembelahan sel pada embrio. Waktu yang tepat dan stadium embrio yang harus ditransfer sampai saat ini masih menjadi perbedaan. Beberapa penelitian menyebutkan bahwa transfer embrio yang dilakukan pada hari ke-3 akan memberikan kehamilan yang lebih baik jika dibandingkan...

Embrio dan Janin

Embrio dan Janin

Dalam beberapa jam setelah ovulasi akan terjadi fertilisasi di ampula tubu. Oleh karena itu, sperma harus sudah ada di sana sebelumnya. Berkat kekuasaan Allah SWT, terjadilah fertilisasi ovum oleh sperma. Namun, konseptus tersebut mungkin sempurna, mungkin tidak sempurna. Kebesaran dan penciptaanNya-lah yang memungkinkan diferensiasi jaringan yang mengagumkan di mana terbentuk organ. Embrio akan berkembang sejak usia 3 minggu hasil konsepsi....

Pengertian Dari Plasentasi

Pengertian Dari Plasentasi

Plasentasi adalah proses pembentukan struktur dan jenis plasenta. Setelah nidasi embrio ke dalam endometrium, plasentasi dimulai. Pada manusia plasentasi berlangsung sampai 12 – 18 minggu setelah fertilisasi. Dalam 2 minggu pertama perkembangan hasil konsepsi, trofoblas invasit telah melakukan penetrasi ke pembuluh darah endometrium. Terbentuklah sinus intertrofoblastik yaitu ruangan-ruangan yang berisi darah maternal dari pembuluh-pembuluh...

Fungsi Dari Plasenta Pada Bayi

Fungsi Dari Plasenta Pada Bayi

Pertukaran gas yang terpenting ialah transfer oksigen dan karbondioksida. Saturasi oksigen pada ruang untervili plasenta ialah 90 %, sedangkan tekanan parsial ialah 90 mmHg. Sekalipun tekanan pO2 janin hanya 25 mmHg, tingginya hemoglobin F janin memungkinkan menyerapkan oksigen dari plaseta. Di smaping itu, perbedaan kadar ion H + dan tingginya kadar karbondiogsida dari sirkulasi janin memungkinkan pertukaran dengan oksigen (efek Bohr) ....

Sel-sel Imun di Uterus

Sel-sel Imun di Uterus

Uterus sebagai organ tempat kehamilan akan berlangsung tentu memiliki peranan penting dalam proses penerimaan embrio. Lapisan endometrium uterus dapat dianggap sebagai jaringan limfoid tersier setelh jaringan limfoid primer pada sumsum tulang dan timus serta jaringan limfoid sekunder pada kelenjar getah bening, limpa, dan Gut Associated Lymphoid Tissue (GALT). Hal ini disebabkan leukosit ditemukan jumlahnya cukup banyak baik pada derah stroma...