Recent Posts

Peran, Fungi dan Standar Kompetensi Bidan dI Indonesia
Etika Profesi Kebidanan

Peran, Fungi dan Standar Kompetensi Bidan dI Indonesia

Defenisi Bidan menurut Internasional Confederation Of Midwives (ICM) ke 27, bulan Juli 2005, yang diakui oleh WHO dan Federation of International Gynecologist Obsterition (FIGO), “Bidan adalah yang diakui di negaranya, telah lulus dari pendidikan tersebut, serta memenuhi kalifikasi untuk didaftar [...]

Standar Praktik Kebidana
Etika Profesi Kebidanan

Standar Praktik Kebidana

Standar adlah ukuran atau parameter yang digunakan sebagai dasar untuk menilai tingkat kualitas yang telah disepakati dan mampu dicapai dengan ukuran yang telah ditetapkan. Berikut ini adalah Standar Praktik Kebidanan yang ditetapkan oleh Pimpinan Pusat Ikatan Bidan Indonesia (IBI). A. [...]

Dimensi Etik dalam Peran Bidan
Uncategorized

Dimensi Etik dalam Peran Bidan

Peran bidan secara menyeluruh meliputi beberapa aspek : praktis, penasehat, konselor, penasehat, teman, pendidik, dan peneliti atau pada garis besarnya adalah pelaksanaan, pengelola, pendidik dan peneliti dalam pelayanan kebidanan. Menurut United Kingdom Central Council (UKCC) 1999, tanggu jawab bidan meliputi [...]

Teori-teori Pengambilan Keputusan Kebidanan
Etika Profesi Kebidanan

Teori-teori Pengambilan Keputusan Kebidanan

1. Teori untilitarisme Teori untilitarisme mengutamakan adanya konsekuensi kepercayaan adanya kegunaan. Dipercaya bahwa semua manusia mempunyai perasaan yang menyenangkan dan perasaan sakit. Ketika keputusan dibuat seharusnya memaksimalkan kesenangan dan meminimalkan ketidaksenangan. Prinsip umum dalam untilitarisme adalah didasari bahwa tindakan moral [...]

Pengambilan Keputusan yang Etis
Etika Profesi Kebidanan

Pengambilan Keputusan yang Etis

1.Ciri keputusan yang etis, meliputi : Mempunyai pertimbangan benar salah Sering menyenagkan pilihan yang sukar Tidak mungkin dielakkan Dipengaruhi oleh norma, situasi, iman, lingkungan sosial 2. Situasi a. Mengapa kita perlu mengerti situasi : Untuk menerapkan norma-norma terhadap situasi Untuk [...]

Pengambilan Keputusan dalam Pelayanan Kebidanan
Etika Profesi Kebidanan

Pengambilan Keputusan dalam Pelayanan Kebidanan

Menurut George R.Terry, pengambilan keputusan adalah pemilihan alternatif perilaku tertentu dari dua atau lebih alternatif yang ada. Tehadap ilma hal pokok dalam pengambilan keputusan, yaitu : Intuisi, berdasarkan perasaan, lebih subjektif dan mudah terpengaruh Pengalaman, mewarnai pengetahuan praktis, seringnya terpapar [...]

Isu Etika, Moral dan Pengambilan Keputusan dalam Pelayanan Kebidanan
Etika Profesi Kebidanan

Isu Etika, Moral dan Pengambilan Keputusan dalam Pelayanan Kebidanan

A. Isu Etika dan Dilema Etik merupakan bagian dari filosofi yang berhubungan erat dengan nilai manusia dalam menghargai suatu tindakan, apakah benar atau salah dan apakah penyelesaiannya baik atu buruk( Jonas,1994). Moral merupakan pengetahuan atau keyakinan tentang adanya hal yang [...]

Aspek Legal Dan Legislasi Dalam Pelayanan Kebidanan
Etika Profesi Kebidanan

Aspek Legal Dan Legislasi Dalam Pelayanan Kebidanan

A. Latar Belakang Sistem Legislasi Tenaga Bidan Indonesia 1. UUD 1994 Amat dan pesan mendasar dari UUD 1945 adalah upaya pembanguna nasional yaitu pembangunan disegala bidang guna kepentingan, keselamatan, kebahagiaan dan kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia secara terarah, terpadu dan berkesinambungan. [...]

Hal-hal yang perlu Diperhatikan pada Penelitian Kebidanan
Etika Profesi Kebidanan

Hal-hal yang perlu Diperhatikan pada Penelitian Kebidanan

1. Masalah Sensitif Masalah sensitif artinya informasi yang dicari penelitian bisa sangat sensitif dan pribadi, ini dapat menyangkut perilaku yang menyimpang dari norma masyarakat atau hukum, dan ingin dirahasiakan oleh yang bersangktan, misalnya informasi tentang objek penelitian dalam hal penderita [...]

Pelaksanaan Etika dalam Pelayanan Kebidanan
Etika Profesi Kebidanan

Pelaksanaan Etika dalam Pelayanan Kebidanan

Pelayanan kebidanan di suatu institusi memiliki norma dan budaya yang unik. Setiap institusi pelayanan memiliki norma sendiri dalam memberikan pelayanan yang terdiri dari beberapa praktisi atau profesi kesehatan. Walaupun demikian subjek pelayanan hanya satu, yaitu manusia atau individu. Sehingga setiap [...]